Langsung ke konten utama

Jelaskan tentang klasifikasi dan tata nama dalam neoplasia!

 Pemberian nama neoplasma didasarkan oleh asal sel atau jaringan tempat terjadinya neoplasia serta sifat dari neoplasma yang terbentuk. Penamaan neoplasma menempatkan sel atau tipe jaringan asal sebagai bagian pertama dari nama, dan sufiks ”-oma” (tumor) membentuk bagian akhir (dengan beberapa pengecualian). Berikut adalah tata nama dan klasifikasi neoplasma.


Sel

Jinak (Benigna)

Ganas (Maligna)

Epitel-berlapis skuamosa 

Kelenjar (melapisi ruang berisi cairan)

Terpigmentasi (melanosit)

Papiloma skuamosa

Adenoma


Nevus

Karsinoma sel skuamosa

Adenokarsinoma


Melanoma

Otot :

Otot polos

Otot rangka (lurik)


Leiomioma

Rhabdomioma


Leiomiosarkoma

Rhabdomiosarkoma

Jaringan saraf : 

Pembungkus saraf

Sel glial

Meningen


Neurofibroma

-

Meningioma


Neurofibrosarkoma

Glioma, Glioblastoma

-

Jaringan ikat:

Fibrosa

Lemak (adiposa)

Tulang

Kartilago (tulang rawan)

Pembuluh darah

Pembuluh limfe

Sumsum tulang


Fibroma

Lipoma

Osteoma

Kondroma

Hemangioma

Limfangioma

-


Fibrosarkoma

Liposarkoma

Osteosarkoma

Kondrosarkoma

Hemangiosarkoma

Limfangiosarkoma

Mieloma multiple

Leukimia

Jaringan limfoid

-

Limfoma maligna, penyakit Hodgkin



Komentar

Postingan populer dari blog ini

Tipe-Tipe Eksudat Radang

  Eksudat merupakan cairan radang ekstravaskuler dengan kadar protein yang tinggi. Eksudat menghasilkan rasa nyeri, panas, dan memungkinkan terjadi pembengkakan (Madara dan Denino, 2008). Eksudat tersusun dari plasma, sel darah dan produk fagosit. Cairan eksudat dipengaruhi oleh beratnya reaksi, penyebab dan lokasi lesi. Terdapat beberapa tipe eksudat menurut Jan Tambayong (2002) yaitu :  Serosa: merupakan cairan eksudat yang paling sederhana karena tidak memiliki sel dan kaya akan protein. Fibrinosa: merupakan eksudat yang kaya akan fibrin dan dapat menyebabkan perlekatan. Hemoragis: merupakan eksudat supuratif dengan sel darah merah. Purulen: merupakan eksudat yang mengandung nanah . Supuratif/purulenta : merupakan eksudat dengan nanah dan jaringan yang rusak. Abses: merupakan daerah bernanah dan biasanya terpusat dalam organ. Furunkel: merupakak abses dari kulit. Karbunkel : merupakan abses kulit yang cenderung menyebar. Selulitis : merupakan eksudat supuratif denga...

Gen-gen yang berperan dalam karsinogenesis

  Karsinogenesis ialah proses pembentukan  neoplasma atau tumor dimana sel yang oleh suatu penyebab berubah menjadi sel neoplastik yang membentuk kumpulan sel yang mempunyai sifat tumbuh otonom.  Gen-gen dalam sel yang mengalami perubahan atau kerusakan genetik karena suatu penyebab tersebut meliputi :  Proto-Onkogen     Adalah gen selular yang berfungsi untuk mendorong dan meningkatkan pertumbuhan normal dan pembelahan sel melalui protein (polipeptida) faktor pertumbuhan yang beredar dalam serum atau produk lokal yang bekerja dengan cara parakrin. Gen tersebut ditunjukan oleh  tiga nama huruf seperti c-myc atau erb-B1. Pada keadaan fisiologis proses pembelahan sel dapat dibagi ke dalam tahap-tahap sebagai berikut :  Pengikatan faktor pertumbuhan oleh reseptor faktor pertumbuhan yang berada pada membran sel.  Aktifasi reseptor faktor pertumbuhan yang kemudian mengaktifkan protein penghantar rangsangan yang berada pada bagian dalam m...

Kolaborasi dalam Tim Kesehatan

Oleh ___ 14065--- IPE-6 Pengertian Tim, Kolaborasi, dan Kerjasama Tim ( teamwork ) Tim menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia adalah suatu perkumpulan dari beberapa orang yang membentuk suatu kelompok. Sebuah literatur organisasi mendefinisikan sebuah tim merupakan kumpulan individu yang saling ketergantungan pada tugas, tujuan, setelan, campuran profesi di tim (Canadian Health Services Research Foundation., 2006).  Dalam suatu tim, terdapat suatu hubungan kerjasama dari masing-masing anggota dan memiliki tanggung jawab untuk mencapai suatu keberhasilan atau suatu tujuan yang telah diciptakan dan disetujui bersama. Kolaborasi adalah s uatu inisiasi atau kegiatan yang bertujuan untuk memperkuat hubungan antar pekerja yang memiliki profesi berbeda yang saling bekerja sama dalam kemitraan yang ditandai dengan adanya tujuan yang hendak dicapai bersama; pengakuan dan penghormatan terhadap kekuatan dan perbedaan masing-masing; adil dan efektif dalam pengambilan keputusan; terjalin...