Langsung ke konten utama

Orientasi Tubuh Manusia


•Anterior/ Ventral : menuju kearah depan

•Posterior/dorsal : menuju kearah belakang

•Superior :Bagian ini berada diatas bagian lain atau menuju daerah kepala

•Inferior : bagian ini berada di bawah bagian lain atau menuju kearah kaki

•Deep/ Visceral : terletak di bagian dalam tubuh

•Superfisial : Stiap bagian yang dekat ke permukaan tubuh

•Proksimal : menjelaskan bagian yang lebih dekat ke batang tubuh

•Distal : menjelaskan bagian yang menjauhi batang tubuh

•Medial : setiap struktur yang terdekat dengan garis tengah imajiner tubuh

•Lateral : mengarah ke samping, menjauhi garis tengah imajiner tubuh.

Komentar

  1. kak, sumber yang valid untuk materi ini dimana ya kak?

    BalasHapus
    Balasan
    1. understanding human anatomy & physiology - sylvia s. mader

      Hapus

Posting Komentar

Postingan populer dari blog ini

Tipe-Tipe Eksudat Radang

  Eksudat merupakan cairan radang ekstravaskuler dengan kadar protein yang tinggi. Eksudat menghasilkan rasa nyeri, panas, dan memungkinkan terjadi pembengkakan (Madara dan Denino, 2008). Eksudat tersusun dari plasma, sel darah dan produk fagosit. Cairan eksudat dipengaruhi oleh beratnya reaksi, penyebab dan lokasi lesi. Terdapat beberapa tipe eksudat menurut Jan Tambayong (2002) yaitu :  Serosa: merupakan cairan eksudat yang paling sederhana karena tidak memiliki sel dan kaya akan protein. Fibrinosa: merupakan eksudat yang kaya akan fibrin dan dapat menyebabkan perlekatan. Hemoragis: merupakan eksudat supuratif dengan sel darah merah. Purulen: merupakan eksudat yang mengandung nanah . Supuratif/purulenta : merupakan eksudat dengan nanah dan jaringan yang rusak. Abses: merupakan daerah bernanah dan biasanya terpusat dalam organ. Furunkel: merupakak abses dari kulit. Karbunkel : merupakan abses kulit yang cenderung menyebar. Selulitis : merupakan eksudat supuratif denga...

Gen-gen yang berperan dalam karsinogenesis

  Karsinogenesis ialah proses pembentukan  neoplasma atau tumor dimana sel yang oleh suatu penyebab berubah menjadi sel neoplastik yang membentuk kumpulan sel yang mempunyai sifat tumbuh otonom.  Gen-gen dalam sel yang mengalami perubahan atau kerusakan genetik karena suatu penyebab tersebut meliputi :  Proto-Onkogen     Adalah gen selular yang berfungsi untuk mendorong dan meningkatkan pertumbuhan normal dan pembelahan sel melalui protein (polipeptida) faktor pertumbuhan yang beredar dalam serum atau produk lokal yang bekerja dengan cara parakrin. Gen tersebut ditunjukan oleh  tiga nama huruf seperti c-myc atau erb-B1. Pada keadaan fisiologis proses pembelahan sel dapat dibagi ke dalam tahap-tahap sebagai berikut :  Pengikatan faktor pertumbuhan oleh reseptor faktor pertumbuhan yang berada pada membran sel.  Aktifasi reseptor faktor pertumbuhan yang kemudian mengaktifkan protein penghantar rangsangan yang berada pada bagian dalam m...

Hiperemia dan Kongesti

  Hipermia Menurut Mitchell (2008) mengungkapkan bahwa hiperemia merupakan proses aktif yang disebabkan oleh peningkatan aliran serta volume darah akibat melebarnya pembuluh darah . Ada dua macam hiperemia yang diapaprkan sebagai berikut: Hiperemia aktif Hiperemia aktif terjadi karena aliran darah ke dalam daerah yang terjangkit  bertambah dari biasanya. Hal ini terjadi karena adanya dilatasi arteriol atau kapiler yang bekerja sebagai katup yang mengatur aliran ke dalam mikrosirkulasi lokal akibat terangsangnya saraf vasodilator. Hiperemia pasif (kongesti) Hiperemia pasif terjadi karena gangguan aliran darah dari daerah yang terjangkit. Hal ini terjadi karena jumlah darah vena atau aliran darah vena berkurang atau terjadi gangguan pengosongan darah vena. Hiperemia pasif dapat terjadi salah satunya akibat pemasangan torniket dan penekanan aliran vena oleh tumor. Adapun tanda-tanda bagi orang yang terjangkit hiperemia yaitu kemerahan pada daerah yang terjangkit karena penu...